Studi Kearifan Lokal Suku Mandar Dalam Peningkatan Kinerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Bahrul Ulum Ilham, Andi Widiawati, Hamdana Hamdana, Naim Irmayani, Mutiara B

Abstract


Abstract

This research aims to determine the development of MSMEs in Polewali Mandar Regency, choose the application of the local wisdom of the Mandar tribe, and the implementation of local wisdom of the Mandar tribe in MSME businesses in Polewali Mandar Regency, West Sulawesi. This study uses qualitative methods to understand the phenomenon under study, with the advantage of analyzing the environment in a natural way.Research shows that MSMEs in Polewali Mandar Regency continue to develop with the support of the local government in policy, implementation, evaluation, and administration. Local governments support industry and SME groups, promote MSME products, and provide education and business management training. Challenges faced by MSMEs include a need for more strategic planning, financial management, production, and simple technology. The Mandar people maintain their local wisdom through traditional practices, local literature, and cultural acculturation. The implementation of Mandar local wisdom in MSMEs includes tangible and intangible aspects. MSME products, such as traditional food preparations and weaving heritage, reflect tangible local wisdom, while community values , such as cooperation and helping each other, are intangible local wisdom. MSMEs that apply local wisdom demonstrate an attitude of trust, friendliness, and collaboration, which positively impacts business performance and contribution to the local economy. By integrating local wisdom values in business, MSMEs in Polewali Mandar Regency maintain Mandar's cultural heritage while playing a role in local economic growth.

Keywords: Local Wisdom, Mandar Tribe, MSMEs


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan UMKM di Kabupaten Polewali Mandar, mengetahui penerapan kearifan lokal suku Mandar dan implementasi kearifan lokal suku Mandar pada bisnis UMKM di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Studi ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena yang diteliti, dengan keunggulan menganalisis lingkungan secara alami. Penelitian menunjukkan bahwa UMKM di Kabupaten Polewali Mandar terus berkembang dengan dukungan pemerintah setempat dalam kebijakan, pelaksanaan, evaluasi, dan administrasi. Pemerintah daerah mendukung industri dan kelompok IKM, mempromosikan produk UMKM, dan memberikan pendidikan serta pelatihan manajemen usaha. Tantangan yang dihadapi UMKM meliputi kurangnya perencanaan strategis, manajemen keuangan, produksi, dan teknologi yang masih sederhana. Masyarakat Mandar mempertahankan kearifan lokal mereka melalui praktik tradisional, kesusastraan lokal, dan akulturasi budaya. Implementasi kearifan lokal Mandar dalam UMKM meliputi aspek tangible dan intangible. Produk-produk UMKM seperti olahan pangan tradisional dan warisan tenun mencerminkan kearifan lokal tangible, sementara nilai-nilai masyarakat seperti kerjasama dan saling membantu merupakan kearifan lokal intangible. UMKM yang menerapkan kearifan lokal ini menunjukkan sikap amanah, keramahan, dan kolaborasi, yang memberikan dampak positif pada kinerja bisnis dan kontribusi ekonomi lokal. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bisnis, UMKM di Kabupaten Polewali Mandar mempertahankan warisan budaya Mandar sambil berperan dalam pertumbuhan ekonomi lokal.

Kata Kunci: Kearifan Lokal, Suku Mandar, UMKM


References


Abdullah, M.W., Tahir, A. & Ar, M.S. (2019). Bisnis Berbasis Kearifan Lokal: Integrasi Siri’ na Pacce dan Etika Bisnis Islam. Jurnal Iqtisaduna, 5(2), 229–249.

Admin Diskominfo. (2022). Selayang Pandang Polewali Mandar, https://polmankab.go.id.

Alimudin, M.R. (2011). Polewali Mandar Alam. Budaya, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Polewali Mandar, Polewali Mandar.

Aulya, W. (2022). Definisi ,Kriteria dan Konsep UMKM, Makassar.

Ayu, W.S.M. (2021). Pamor Budaya Lokal Sebagai Identitas Bangsa Luntur ‘Dimakan Zaman’, https://kumparan.com/wndsyr32/pamor-budaya-lokal-sebagai-identitas-bangsa-luntur-dimakan-zaman-1vefLJCIEIH.

Djuarni, W. (2023). Strategi Produk Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan, 7(1).

Ferdiant, A., Arsitektur, J. & Teknik, F. (2012). Wisdom of The Locality (Sebuah Kajian: Kearifan Lokal dalam Arsitektur Tradisional Palembang). Berkala Teknik, 2(4), 305.

Firmani, N.S. (2023). Statistik Daerah Polewali Mandar 2023, Polewali.

Idham & Rahman, U. (2021). Moderation in Mandar Pappasang (A Study On Law Enforcement of PappasangiIn Mandar, West Sulawesi). Al-Qalam (Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya), 7(2).

Idrus L & Ridhwan. (2022). Islam dan Kearifan Lokal: Belajar dari Kearifan Tradisi Melaut Suku Mandar. Didaktika : Jurnal Kependidikan, 14(1), 79–98.

Ilham, B.U. (2023). Pendampingan UMKM Naik Kelas, 1st edn., vol. 1, Nobel Press, Makassar.

Jayanti, I.D., Siregar, I. & Purnomo, B. (2023). Suku Mandar : Mengenal Kebudayaan Maritim Dari Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah FKIP Universitas Jambi, 2(1), 67–75.

Miles, M.B.H.A.M.& S.J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, 3rd edn., Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press, USA.

Moerdijat, lestari. (2023). Dorong Sektor UMKM Lewat Penguatan Budaya dan Kearifan Lokal, https://www.mpr.go.id/berita/Dorong-Sektor-UMKM-Lewat-Penguatan-Budaya-dan-Kearifan-Lokal.

Oktavianus (2019). Bahasa dan Budaya Maritim: Identitas dan Pemerkaya Budaya Bangsa. Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 19(1), 17–22.

Paramita, B., Azzahra, F. & Vanesa, S.M. (2022). Pemanfaatan dan Pengembangan Produk UMKM Berbasis Kearifan Lokal Guna Meningkatan Pendapatan Masyarakat di Kepulauan Riau. Jurnal Bahtera Inovasi, 5(2), 106–114.

Pemerintah RI. (2021). Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, LEMBARAN NEGARA RI No 6619.

Pettalongi, A. & Hasnah, S. (2023). Kearifan Lokal Sebagai Wujud Toleransi Antar Umat Beragama. Prosiding Kajian Islam dan Integrasi Ilmu di Era Society 5.0 (KIIIES 5.0), 281–286, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Datokarama Palu , Palu.

Rahmatih, A.N., Maulyda, M.A. & Syazali, M. (2022). Refleksi Nilai Kearifan Lokal (Local Wisdom) Dalam Pembelajaran Sains Sekolah Dasar: Literature Review Reflection of Local Wisdom Value on Sains Learning In Elementary School : Literature Review. J. Pijar MIPA.

Ridwan, E. (2022). Mengenal Suku Mandar: Asal Usul, Budaya hingga Kehebatannya di Lautan, Diakses melalui laman https://www.detik.com/sulsel/budaya/d-6265813/mengenal-suku-mandar-asal-usul-budaya-hingga-kehebatannya-di-lautan/3.

Samodro (2018). Upaya Meningkatkan Daya Saing Ekspor Produk Umkm Makanan dan Minuman Melalui Pengembangan Usaha Dengan Berbasis Pada Kearifan Lokal di Indonesia. Prosiding Hasil Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat : Sembadha, 1.

Sekaran, uma & Roger Bougie. (2010). Research Method For Business: A Skill Building Approach, 5th edn., John Wiley @Sons, New York.

Tamsil, A. (2019). Representasi Nilai-Nilai Pappasang di Tanah Mandar (Studi Hermeneutika Fenomenologi) – PhD thesis, Universitas Negeri Makassar, Makassar .

Uda, M. (2017). Hasil Pendaftaran (Listing) Usaha/Perusahaan Sensus Ekonomi 2016, Mamuju.

Widiatmaka, P. (2022). Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 2(2), 136–148.

Wijayanto, A. (2012). Kearifan Lokal (Local Wisdom) Dalam Praktik Bisnis Di Indonesia. Forum, 40(2), 6–11.




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jurman.v10i1.1932

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

 

 

Indexing In

 

Tools