TEKNOLOGI BIOFERMENTASI LIMBAH PERTANIAN DAN PETERNAKAN UNTUK PRODUKSI PAKAN DAN PUPUK RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK TANI ANGGUNING DESA PAMBOBORANG MAJENE

Irma Susanti, Najmah Ali, Nurul Wakiah, Andi Dirpan, Jamila Mustabi

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Angguning Desa Pamboborang Kabupaten Majene, dalam memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan melalui penerapan teknologi biofermentasi untuk menghasilkan pakan dan pupuk organik yang ramah lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pengetahuan petani dalam mengolah jerami bawang,  feses dan urin ternak yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, limbah menumpuk di sekitar lahan dan lingkungan, sementara kebutuhan pakan berkualitas dan pupuk organik semakin meningkat. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi tepat guna yang mudah diaplikasikan dan berkelanjutan.  Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi dan pendampingan intensif terkait teknologi biofermentasi untuk pembuatan pakan silase, pupuk organik padat, dan pupuk organik cair. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknis menggunakan bahan lokal yang tersedia melimpah. Penerapan teknologi dilakukan melalui praktik langsung oleh petani, yang kemudian dimonitor dan dievaluasi menggunakan pendekatan pretest–posttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta.  Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan petani mengolah limbah menjadi pakan dan pupuk. Petani mampu memproduksi silase berkualitas baik dengan aroma asam segar dan tekstur yang sesuai, serta menghasilkan kompos dan pupuk cair yang dapat diaplikasikan pada pertanaman hortikultura. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengurangi penumpukan limbah, meningkatkan efisiensi biaya produksi, dan mendorong terbentuknya sistem pertanian-peternakan terintegrasi berbasis zero waste. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas, keberlanjutan lingkungan, dan kemandirian kelompok tani.


References


Ali, N. and Hikmawaty 2024. Penerapan Teknologi Konservasi Hijauan Pakan Berserat Pada Kelompok Tani Bukit Berbunga Desa Taramanu Tua Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Resona 8(2):303–308.

Andani, G.P, Putri RR dan Nafis M. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Desa Pasir Tanjung Melalui Optimalisasi Edu-Tani untuk Mencapai Pembangunan Desa Berkelanjutan ( Empowerment of Desa Pasir Tanjung Community Through Optimization of Edu-Tani to Achieve Sustainable Village Development ). Jurnal Pusat Inovasi 6 (volume khusus):63–75.

Badan Pusat Statistik Sulawesi Barat. (2022). Provinsi Sulawesi Barat Dalam Angka. Sulawesi Barat Province in Figures.

Fitri, F, Dewi, S and Nadira, N. (2023). Analisis Risiko Produksi Dan Pendapatan Usahatani Bawang Merah Varietas Tajuk Dan Manjung Di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene’, Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis 9(1):925.

Sirajuddin, S.N, Mustabi, M (2021). Proses Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Pertanian dan Limbah Sapi di Kelompok Tani Sipakainge, Kecamatan Barru,Kab.Barru. IGKOJEI Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2(1):8.

Suhartina, Nuraliah, S and Ali, N. (2017). Kontribusi Usaha Ternak Kambing Terhadap Pendapatan Keluarga Peternak di Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Jurnal SAINTEK Peternakan danPerikanan, 2(1):11–14.




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/resona.v9i2.2675

Article Metrics

Abstract view : 25 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.