Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) untuk Mewujudkan Sentra Kentang Unggul
Abstract
Permasalahan utama yang dihadapi petani kentang di wilayah Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng,  Provinsi Sulawesi adalah tingginya penggunann pupuk kimia dan pestisida untuk pertanamannya dan produktivitas lahan petani kentang masih sangat rendah serta aspek manajemen yaitu, sistem distribusi benih ke Petani yang tidak jelas asal usulnya dan ketersediaan benih yang tidak tepat waktu, baik dari sisi jumlah maupun kualitas benhi.Tujuan Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk menyelesaikan permasalahan Aspek produksi dan aspek manajemen Mitra. Metode pelaksanaan kegiatan dari aspek produksi dengan dengan pendekatan: (a) tahap sosialisasi program dan diskusi kelompok; (b) tahap Pemberdayaan Kelompok Tani/Petani (teknik pembuatan pupuk organik, teknik pembuatan Biopestisida dan teknik pembibitan kentang G3 (benih pokok); dan (c) tahap pengembangan (teknik budidaya kentang G4 (benih sebar), Perbaikan sistem manajemen distribusi benih dan pengembangan usaha industri rumah tangga berbahan baku kentang. Metode aspek manajemen yang dilakukan dengan pendekatan: perbaikan pengelolaan produksi benih G3 dan G4. Hasil yang diperoleh pada Program PKM ini adalah: (a) meningkatnya produktivitas lahan petani kentang yang sebelumnya hanya  ± 9 ton/ha meningkat menjadi ±16 ton/ha, (b) sistem budidaya kentang yang ramah lingkungan, (c) Ketersediaan benih yang tepat, baik dari sisi jumlah, kualitas, ketepatan waktu distribusi, harga yang terjangkau dan pelayanan yang cepat saat dibutuhkan petani, serta (d) keterampilan pengolahan hasil kentang oleh kelompok tani serta anggota keluarga lainnya dalam mengolah bahan baku kentang menjadi bahan makanan yang bernilai ekonomi seperti Donat kentang, Kripik kentang, Chip kentang, Soup kentang, dan Perkedel kentang.
Â
Kata Kunci : Pembibitan, Dem area, Budidaya, Kentang, Pertanian ramah lingkungan
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Baharuddin. 2015. Percepatan dan Peningkatan Penyediaan Benih Kentang Unggulan di Koridor Sulawesi melalui Pemanfaatan Paket Inovasi Teknologi untuk Mendukung Swasembada Benih Nasional. Laporan Akhir Penelitian Unggulan Strategis Nasional. Universitas Hasanuddin.
BPS. 2016. Bantaeng dalam Angka. Badan Pusat Statistik. Kabupaten Bantaeng.
Muhibuddin, A., Z. Razak, A. Halik, dan J. Boling. 2015. Growth and Production of Two Varieties of Potatoes in Plains Medium with Methanol Supplements. International journal of current research and academic review 3 (5): 330-340.
Muhibuddin, A., Z. Razak, S. Salam, dan J. Boling, 2016. Development of Potato Plants as the Results of Aeroponic Technology by Treating of Methanol in Plain Medium at Ulu Ere Sub District, Bantaeng Regency, South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Current Research and Academic Review 4 (9): 140-348.
Muhibuddin, A., S. Salam, Z. Razak, dan J. Boling, 2017. The yield response and Quality of Potato as Aeroponics Technology Results Towards Methanol and Gliricidia sepium Leaf Extract in Medium Plain. J. Advances in Environmental Biology 11 (1): 1-9.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2006 Pedoman Perbenihan Kentang. Agustus 2006. Jakarta.
DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jipm01.v2i2.264
Article Metrics
Abstract view : 1977 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 932 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Website Layout end Editing © 2016 Resona Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat on Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo.












.png)


.png)
