Pemberdayaan Manajemen Usaha Kelompok Pembudidaya Tambak di Desa Manurunng Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur

Andi Dahri Adi Patra, I Ketut Patra

Abstract


Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu dari empat Kabupaten di Sulawesi Selatan yang ditetapkan sebagai sentra produksi dengan luas lahan pada tahun 2015 seluas 10.249 hektare, jumlah produksi 10.199-ton dengan tingkat produktivitas rata-rata 991 kg/ha. Kendala yang dihadapi kelompok pembudidaya tambak untuk melaksanakan pola intensifikasi adalah terbatasnya modal untuk pembiayaan produksi serta masih lemahnya kemampuan dalam manajemen usaha kelompok. Melalui program KKN-PPM, STIE Muhammadiyah Palopo mencoba memberikan solusi alternatif pemberdayaan manajemen usaha dalam bentuk simulasi dan bimbingan teknis manajemen usaha dengan materi penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), Rencana Kebutuhan Investasi dan analisis kelayakan usaha. Kelompok pembudidaya memperoleh gambaran dari simulasi bimbingan teknis bahwa untuk pengelolaan tambak secara intensif dibutuhkan investasi kebutuhan modal kerja untuk 2 (dua) kali siklus panen Rp44.610.000 dan hasil bersih atau laba sebelum pajak untuk 2 (dua) kali siklus panen sebesar Rp36.070.000 per hektare. Kegiatan intensifikasi tambak sangat layak untuk menjadi program strategis dalam upaya meningkatkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pembudidaya tambak di Desa Manurung pada khususnya dan Kabupaten Luwu Timur pada umumnya.

 


References


DKP Kabupaten Luwu Timur, Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupten Luwu Timur 2013 – 2018.

Husnan, S dan Suwarsono. 2000. Studi Kelayakan Proyek. Unit Penerbit dan Pencetak AMP YPKN. Yogyakarta

Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2012 Pedoman Pemgembangan Kemitraan Usaha Perikanan Budidaya. Dirjen Perikanan Budidaya.

Masmulyadi, 2007. Membangun Kesadaran dan Keberdayaan Petani. Diakses dari internet tangga 17 Maret 2017.

Rangka, N.A. dan A.I.J. Assad. 2010. Teknologi Budidaya Ikan Bandeng. Prosiding Teknologi Akuakultur: 187-203.

Sesbany. Penguatan Kelembagaan Petani untuk Meningkatkan Posisi Tawar Petani. Diakses dari internet 2016.

Soekartawi. 2005. Agri Bisnis Teori dan Aplikasinya. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sulistyaningsih. 2013. Pola Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembentukan Kelompok pada Petani Rumput Laut di Desa Gelung Kecamatan Penarukan Kabupaten Situbundo. Jurnal Kemitraan UNARS.

Syarfuddin, T. 2013. Petunjuk Teknis Produksi Udang Windu SPF. Balai Penelitian dan Pengenvangan Budi Daya Air Payau. Maros.

Umar, H. 2003. Studi Kelayakan Bisnis. Edisi Kedua. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Usman, S. 2004. Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Pustaka Belajar. Yogyakarta.

Wibisono, C.H. 1997. Manajemen Modal Kerja. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jipm01.v2i2.261

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.