PENGARUH KONDISI SOSIAL DAN PERNIKAHAN DI USIA MUDA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT (STUDI DI DESA JALAJJA KECAMATAN BURAU KABUPATEN LUWU TIMUR)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi sosial dan pernikahan di usia muda terhadap pendapatan masyarakat di Desa Jalajja Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi. Penelitian ini bersifat Deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan alat Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian bernilai positif, hal ini menunjukkan adanya hubungan positif antara kondisi sosial dan pernikahan di usia muda terhadap pendapatan masyarakat di Desa Jalajja Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur. Sedangkan analisis yang di lakukan dengan uji t kondisi sosial sebesar 2,674 dan nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,009 < 0,05 artinya kondisi sosial berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat sedangkan pernikahan di usia muda sebesar 0,506 dengan nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,614 > 0,05 artinya kondisi ekonomi tidak berpengaruh terhadap pernikahan di usia muda. Pada koefisien derterminasi variansi kondisi sosial dan pernikahan di usia muda sebesar 10,6% memberikan kontribusi terhadap pendapatan masyarakat sedangkan sisanya 89,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini. Kemudian hasil analisis korelasi (R) sebesar 0,360 dari hasil diatas menerangkan bahwa ada hubungan yang cukup kuat antara kondisi sosial dan pernikahan di usia muda terhadap pendapatan keluarga. Untuk uji f Æ’ 0.05 > signifikan 0,005, dapat disimpulkan bahwa kondisi sosial dan pernikahan di usia nuda secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan masyarakat di Desa Jalajja Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur.
Kata Kunci : Pendapatan Masyarakat, Kondisi Sosial Dan Pernikahan Di Usia MudaFull Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Achmad Z. 2011. Dampak sosial pernikahan dini jurnal studi kasus di Desa Gunung Sindur–Bogor. (Online), vol: 32 Hal : 83-87
(http;//repository.uinjk.ac.id/dspace/bitstream/123456789/21872/1/ ZULKIFLI%20AHMAD-FDK.pdf), (Diakses tanggal 12 Desember 2017).
Bayisenge J. 2010. Early marriage as a barrier to girl’s education: a developmental challenge in Africa. (online) Vol 28, 4-5. (http://www.ifuw.org/fuwa/ docs/Early-marriage.pdf), (Diakses tanggal 1 desember 2017).
Darmawan dkk, 2010, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Di Kabupaten Purworedjo Jawa Tengah. Jurnal Berita Kedokteran Masyarakal. (online) Vol:25 No.2 Jakarta. (https:wwwscholar.unand.ac.id), (Diakses tanggal 1 Desember 2017).
Deaux K. 2010. Social identity, encyclopedia of women and gender. Malang. Program Pasca Sarjana Univeristas Brawijaya.
Fatchiah E. Kertamuda. Tanpa tahun. Konseling Pernikahan Untuk Keluarga Indonesia. Salemba Humanika.
Firdaus Azhar. 2011. Dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar situ akibat musibah gintung. Jurnal ilmu sosial. (Online), Vol:35, N: 4-18
(http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/6078/1/AZHAR%20FIRDAUS-FDK.PDF). (Diakses tanggal 5 Desember 2017
Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Edisi Ketujuh. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Juariyah, 2010. Kondisi Sosial. Jurnal perantara social. (Online), vol:29, No:71
(http://repository.ump.ac.id/1291/3/Uniek%20Yuniar%20Vili%20Hastuti_BAB%20II.pdf ),(diakses tanggal 4 Desember 2017).
Jannah F. 2012. Pernikahan dini dan implikasinya terhadap kehidupan keluarga pada masyarakat Madura. perspektif hukum dan gender. (Online). Vol: 13 No. 42 (http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/ egalita/article/view/2113/pdf), (Diakses tanggal 1 desember 2017).
Purba RM. 2012. Gambaran Proses Pencapaian Status Identitas Diri Remaja yang Mengalami Kekerasan Fisik pada Masa Kanak-Kanak. Malang: Program paskasarjana Universitas Diponegoro.
Rusiani S, 2013. Motif Menikah Dini dan Implikasinya Dalam Kehidupan Keagamaan Masyarakat Desa Girikarto Kecamatan Tan Panggang Kabupaten Gunung Kidul hal. 28.
Suhadi. 2012. Pernikahan dini, perceraian, dan pernikahan ulang sebuah telaah dalam perspektif sosiologi. Jurnal Komunitas. (Online). Vol: 41, No: 12 (http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/komunitas/article/view/2412/2465) (Diakses tanggal 1 Desember 2017).
Sugiyono.(2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D
Slovin, (2011). Populasi dan Sampel Penelitian 4 ukuran rumus slovin. (Online). (http:tatangmanguny.wordpress.com/2010/04/19/ukuran-sampel slovin/).(Diakses pada tanggal 01 Desember 2017)
Sekaran, (2006). Research Method For Business, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Soekarno. 2011. Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Fertilitas Dan Umur Kawin Pertama. Jurnal ilmiah puslitbang KB dan KS. (Online). Vol: 5, No: 4 - 9 Hal 1721 (file:///C:/Users/User/Downloads/PERNIKAHAN%20DINI.pdf) (Diakses tanggal 19 Februari 2018).
Sukirno, Sadono. 2006. Ekonomi Pembangunan . Proses,masalah dan dasar kebijaksanaan. Jakarta : Fakultas Ekonomi UI.
Sadono, Sukirno. 2010. Makro ekonomi. Teori Pengantar. Edisi Ketiga. PT. Raja Grasindo Perseda. Jakarta.
PT Elex Media Komputindo Santoso Singgih. 2013. Statistik Multivariat. Jakarta.
Suparyanto, 2011. Konsep Pernikahan Dini, (online) http://dr-suparyanto.blogsp-ot.com/2011/02/konsep-pernikahan-dini.html (diakses pada tanggal 4 Desember 2018)
UNICEF. 2010. Early Marriage Child Spouses. Innocenti Digest. (Online). No. 7 Hal: 1-30. (http://www. unicef-irc.org/publications/pdf/digest7e.pdf ), (Diakses tangga l 5 Desember 2017).
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 7 ayat 1 tentang perkawinan, Jakarta: Yayasan Peduli Anak Negeri (YPAN)
DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jep01.v5i1.339
Article Metrics
Abstract view : 760 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 857 times
.Website Layout and Editing © 2016 Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo on Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo.














.png)
