ANALISIS KELEMBAGAAN PENERAPAN KONSEP BLUE ECONOMY PADA TAMBAK UDANG (STUDI KASUS DI DUSUN NGENTAK DESA PONCOSARI KECAMATAN SRANDAKAN KABUPATEN BANTUL)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi kelembagaan tambak udang Vanname yang dilakukan dengan metode ecoshrimp busmetik. Kondisi kelembagaan yang dikaji adalah terkait dengan penerapan konsep blue economy. Penelitian ini dilakukan di wilayah pantai-pantai selatan Desa Poncosari, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara secara mendalam terhadap pengurus kelompok tani dan aparat desa setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani tambak belum sepenuhnya mengimplemetasikan (menerapkan) konsep blue economy. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya dukungan dari Pemerintah dalam usaha ini. Tidak adanya dukungan tersebut berdampak pada kebutuhan sarana yang tidak terpenuhi. Sehingga penerapan konsep blue economy tidak dapat diterapkan secara penuh. Selain itu sarana pendukung lain yang diperlukan seperti jalan yang memadai juga tidak tersedia.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adam, L. 2016. Pengaruh Konsep Blue Economy Terhadap Broduksi Tambak Udang Vanname di Desa Poncosari Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan.
BPS Kabupaten Bantul. 2014. Bantul dalam Angka.
Erani, A. 2012. Ekonomi Kelembagaan. Jakarta: Salemba Empat.
Hakim, M.F. 2013. Blue Economy Daerah Pesisir Berbasis Kelautan dan Perikanan. Economics Development Analysis Journal, 2 (2): 1-7.
http://www.rieres.com/blueeconomy_555f7f85e9afbdab048b4567. Diakses tanggal 2 Juli 2016.
http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/08/30/blue-economy-tingkatkan ekonomi-dalam-negeri-dari-sektor-kelautan. Diakses tanggal 23 Juni 2016.
Ilma, A.F.N. 2014. Blue Economy: Keseimbangan Perspektif Ekonomi dan Lingkungan. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 14 (1): 1-9.
Misuari, M.N., A.N. Bambang, dan Purwanto 2015. Blue Economy Application to Suistainable Fishery Development at the School of Senior Fishery Business Tegal. Jurnal Perikanan, 17 (1): 35-47.
Nurhayati, S. 2013. Blue and Economy Policy and Their Impact To Indonesian Community Welfare. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12 (1): 37-42.
Pauli, G. 2010. The Blue Economy 10 Years 100 Innovations 100 Million Jobs. New Mexico: Paradigm Pulications.
Press Release The 9th World Congress on Blue Economy, Surabaya 13-15 April 2015.
Rani, F. dan W. Cahyasari. 2015. Motivasi Indonesia Dalam Menerapkan Model Kebijakan Blue Economy Masa Pemerintahan Joko Widodo. Jurnal Transnasional, 7 (1): 1914-1928.
Republik Indonesia. 2013. Pendekatan Ekosistem dalam Pengelolaan Perikanan Indonesia.
Republik Indonesia. 2013. Penilaian Indikator untuk Pengelolaan Perikanan Berpendekatan Ekosistem.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Smaragdina, D. 2015. Introduction of Blue Economy. Jakarta: Universitas Indonesia.
Soedomo, S. 2010. Ekonomi Hijau: Pendekatan Sosial, Kultural dan Teknologi. Jakarta: BAPPENAS.
DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jep01.v3i2.198
Article Metrics
Abstract view : 3526 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 3921 times
.Website Layout and Editing © 2016 Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo on Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo.














.png)
