PENGARUH REALISASI APBD TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sektor pendidikan terhadap rata-rata lama sekolah sebagai indikator dimensi pendidikan dalam pembangunan manusia di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan data panel 22 kabupaten/kota selama periode 2018–2022 (110 observasi). Variabel independen terdiri atas Belanja Tidak Langsung, Belanja Langsung sektor pendidikan, Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK), sedangkan variabel dependen adalah rata-rata lama sekolah. Estimasi dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model berdasarkan hasil uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Apabila menggunakan lag, realisasi anggaran dianalisis dengan lag satu tahun (t−1) untuk mengakomodasi jeda waktu antara pelaksanaan anggaran dan perubahan capaian pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belanja Langsung berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan Dana Alokasi Khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap rata-rata lama sekolah. Sebaliknya, Belanja Tidak Langsung dan Dana Alokasi Umum tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan belanja pendidikan lebih menentukan peningkatan capaian pendidikan dibandingkan besarnya alokasi anggaran secara umum. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai hubungan realisasi APBD sektor pendidikan dan capaian pendidikan pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kata Kunci: APBD, Belanja Pendidikan, Dana Alokasi Khusus, Data Panel, Rata-rata Lama Sekolah.
ABSTRACT
This study examines the effect of regional budget (APBD) realization in the education sector on Mean Years of Schooling as an indicator of the education dimension of human development in East Nusa Tenggara Province. The study employs balanced panel data from 22 regencies/cities during 2018–2022 (110 observations). The independent variables consist of Indirect Expenditure, Direct Expenditure in the education sector, the General Allocation Fund (DAU), and the Special Allocation Fund (DAK), while Mean Years of Schooling serves as the dependent variable. Panel data estimation was conducted using the Random Effects Model, selected through the Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests. If a lag specification is applied, budget realization is analyzed using a one-year lag (t−1) to capture the delayed impact of public expenditure on educational outcomes. The results indicate that Direct Expenditure has a negative and statistically significant effect, whereas the Special Allocation Fund has a positive and statistically significant effect on Mean Years of Schooling. In contrast, Indirect Expenditure and the General Allocation Fund do not exhibit significant effects. These findings suggest that the effectiveness and allocation of education spending are more important than the overall size of government expenditure in improving educational outcomes. This study contributes empirical evidence on the relationship between education budget realization and educational achievement across regencies and cities in East Nusa Tenggara.
Keywords: Regional Budget, Education Expenditure, Special Allocation Fund, Panel Data, Mean Years of Schooling.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Ahmad Syamsul Arifin. (2023). Human capital investment: Meningkatkan daya saing global melalui investasi pendidikan. Jurnal Education and Development, 11(2), 174–179. https://doi.org/10.37081/ed.v11i2.4672
Albajili, A. (2025). Fiscal capacity and human development in decentralized regions. Journal of Public Economics Research, 17(1), 44–59.
Albajili, H. A., & Munawaroh, S. (2025). Pengaruh gini ratio dan APBD per kapita terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Nusa Tenggara Timur. JUKONI: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 2, 47–53.
Angrist, J. D., Lavy, V., & Schlosser, A. (2021). New evidence on the causal link between education and economic outcomes. Journal of Labor Economics, 39(2), 281–315.
Angrist, N., Djankov, S., Goldberg, P. K., & Patrinos, H. A. (2021). Measuring human capital using global learning data. Nature, 592, 403–408. https://doi.org/10.1038/s41586-021-03323-7
Antonius, M., & Datus, D. (2024). The influence of government expenditure on human development index in NTT Province. Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan, 9(1), 109–119. https://doi.org/10.20473/jiet.v9i1.57397
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2024). Realisasi APBD Tahun Anggaran 2018–2022.
Badan Pusat Statistik. (2024). Indikator pembangunan manusia Indonesia 2024. BPS RI.
Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis. University of Chicago Press.
Efendi, M. H., & Aini, N. (2025). Ketimpangan sosial ekonomi dan akses pendidikan: Studi kasus masyarakat marginal. Integrating Religion, Social Economy, and Law: Conference Series, 1(2), 127–131.
Harun Rasyid. (2015). Membangun generasi melalui pendidikan sebagai investasi masa depan. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 565–581.
Horbachevska, I., Kucher, O., & Hretsa, O. (2024). Human capital investment and socio-economic outcomes in developing countries. Economics and Sociology, 17(1), 112–129.
Horbachevska, T., Van Zeben, J., & Bernaz, N. (2024). A capability approach to the sustainable development goals: Towards positive corporate human rights obligations. Transnational Legal Theory, 4005, 465–492. https://doi.org/10.1080/20414005.2024.2434383
Iqomah, R., & Marliani, R. (2023). Investasi pendidikan untuk peningkatan kesejahteraan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), 72–75. https://doi.org/10.59996/cendib.v1i1.216
Kardina, Y., & Magriasti, L. (2023). Pengaruh belanja pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 14(2), 77–90.
Kardina, M., & Magriasti, L. (2023). Peran pendidikan yang berkualitas terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 28271–28277.
Paramita, A. (2020). Analisis dampak realisasi APBD terhadap indeks pembangunan manusia di Kota Makassar. Bata Ilyas Journal of Accounting, 1(1), 2020–2041.
Paramita, D. (2020). Analisis belanja pemerintah dan dampaknya terhadap pembangunan daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(1), 15–26.
Purba, J. H. V., & Bimantara, D. (2020). The influence of asset management on financial performance with panel data analysis. Proceedings of the AEBMR Conference Series. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.200522.031
Rasyid, M. (2015). Government expenditure and human development outcomes in Indonesia. Economic Journal of Emerging Markets, 7(2), 85–94.
Santoso, B., Wibowo, P., & Yuliani, R. (2013). Public spending on education and human development index in Indonesian provinces. Journal of Social and Economic Development, 15(4), 55–67.
Santoso, S., Hamzah, A., & Syrchalad, N. (2013). Analisis pengaruh pengeluaran pemerintah kabupaten/kota sektor kesehatan dan pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Aceh. Jurnal Magister Ilmu Ekonomi, 1(4), 76–88.
Sen, A. (1999). Development as freedom. Oxford University Press. Statistik, B. P. (2024). Indeks pembangunan manusia. UNDP. (2023). Human development report 2023. United Nations Development Programme.
DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jurakun.v12i2.2712
Article Metrics
Abstract view : 92 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 97 times
Copyright (c) 2026 Yasinta Falentina Bele, Sarjiyanto Sarjiyanto, Mulyanto Mulyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.Website Layout and Editing © 2016 Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo on Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo.










.png)


.png)
