ANALISIS BREAK EVEN POINT DALAM MENDORONG OPTIMALISASI LABA UMKM KULINER

Sudirman Sudirman, Muhammad Nur, Usman Usman, Ruslang T Ruslang T

Abstract


ABSTRAK

Analisis Break Even Point (BEP) memegang peranan penting dalam memastikan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah di sektor kuliner. Tanpa pemahaman yang memadai terhadap BEP, pelaku usaha berisiko mengalami inefisiensi biaya, kesalahan dalam penetapan harga jual, dan ketidakmampuan memproyeksikan titik impas yang berdampak pada kerugian jangka panjang. Oleh karena itu, kemampuan menganalisis BEP menjadi dasar dalam perencanaan laba dan pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat pemahaman pelaku usaha kuliner terhadap analisis BEP serta mengevaluasi dampak penerapannya dalam mengoptimalkan laba. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest serta pendekatan korelasional. Penelitian dilakukan pada Rumah Makan A2 Palekko tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan pelaku UMKM setelah diberikan edukasi mengenai BEP, di mana 66,67% responden berada pada kategori tinggi. Biaya tetap terbesar tercatat pada komponen gaji karyawan sebesar Rp64.000.000, sedangkan biaya variabel terbesar berasal dari bahan baku sebesar Rp294.000.000. Berdasarkan perhitungan BEP, untuk memperoleh laba sebesar Rp12.000.000, penjualan minimum yang harus dicapai adalah 913unit nasi itik, 1.227 unit nasi ayam, dan 2.780 unit nasi ikan. Temuan ini menegaskan bahwa pemahaman dan penerapan analisis BEP berperan strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas usaha kuliner.

ABSTRACT

Break Even Point (BEP) analysis plays a crucial role in ensuring the sustainability of micro, small, and medium enterprises in the culinary sector. Without a proper understanding of BEP, businesses risk cost inefficiencies, pricing errors, and the inability to project break-even points, which can lead to long-term losses. Therefore, the ability to analyze BEP is fundamental to profit planning and strategic decision-making. This study aims to assess the level of understanding of BEP analysis among culinary businesses and evaluate the impact of its implementation on profit optimization. The research method used was a quasi-experimental approach with a one-group pretest and posttest design and a correlational approach. The study was conducted at the A2 Palekko Restaurant in 2025. The results showed a significant increase in the level of knowledge of MSMEs after being educated about BEP, with 66.67% of respondents in the high category. The largest fixed cost was recorded in the employee salary component of IDR 64,000,000, while the largest variable cost came from raw materials of IDR 294,000,000. Based on the BEP calculation, to obtain a profit of IDR 12,000,000, the minimum sales that must be achieved are 913 units of duck rice, 1,227 units of chicken rice, and 2,780 units of fish rice. These findings confirm that understanding and implementing BEP analysis plays a strategic role in increasing operational efficiency and profitability of culinary businesses.


References


Aliyah, A. H., 2022, Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat: WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi, v. 3, p. 64–72.

Anggai, M. A., Wolok, T., and Niode Yanto, I., 2021, Membangun Keunggulan Bersaing Produk MelaluiOrientasi Pasar dan Inovasi Produk(Studi Empiris Pada Industri Pengolahan Makanan JadiSkala Kecil dan Menengah di Kotamobagu): Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, v. 3, p. 147–157.

Aswat, I., and Hijriah, A., 2023, Bagaimana Pengoptimalan Manajemen Aset Dapat Meningkatkan Laba Perusahaan: JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura), v. 12, p. 37.

Azra, F. E. A., 2022, Analisis Strategi dan Keunggulan Bersaing Sebagai Kunci Sukses Umkm Ritel: Studi Kasus Perusahaan Abc: INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, v. 5, p. 341–354.

Dahiri, D., 2020, Analisis Penguatan Umkm Dan Dampaknya Bagi Perekonomian Nasional Sebagai Upaya Mengatasi Dampak Covid-19: Jurnal Budget : Isu dan Masalah Keuangan Negara, v. 5, p. 1–14.

Dasewicz, A., Simon, J., and Ramanujam, S. R., 2020, Financing Small Business Is Critical for a Strong Post-Covid Recovery: Center for Strategic and International Studies (CSIS), p. 1–9.

Giovanni, J., Subianto, P., Sugiarti, M., and Utami, H. W., 2023, Sustainable Development Goals : Strategi Peningkatan Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian UMKM: Jurnal Manajemen Sains Dan Organisasi, v. 4, p. 339–352.

Handoyo, R., Sofie, S., and Wardhani, N., 2023, Implementasi Sustainable Development Goals (Sdgs), Goal 8 Pada Pelaku Usaha Mikro Di Desa Padas, Kecamatan Karangnom Dan Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten: Jurnal Akuntansi Trisakti, v. 10, p. 107–116.

Heryanto, H., 2023, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Masa Pendemik di Indonesia: JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, v. 6, p. 4537–4545.

Indah Sari, D., and Zuhri, 2021, Analisis Break Even Point dan Margin of Safety dalam Mengoptimalkan Laba pada Usaha Mikro Kecil Menengah: Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, v. 9, p. 70–75.

Komala, A. R., 2022, Optimalisasi Laba UMKM Melalui Manajemen Keuangan: Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE), v. 3, p. 192–197.

Manuho, P., Makalare, Z., Mamangkey, T., and Budiarso, N. S., 2021, Analisis break even point (BEP) [Break even point (BEP) analysis]: Jurnal Ipteks Akuntansi bagi Masyarakat, v. 5, p. 21–28.

Masyita Sitti, 2019, Pengaruh Break Event Point Terhadap Perencanaan Laba Pada Pt. Asuransi Jasa Tania Tbk: PAY Jurnal Keuangan dan Perbankan, v. 1.

Nanlohy, D. M., Rogi, O. H. A., and Mononimbar, W. J., 2022, Inkubator Umkm Di Kota Parepare: v. 11, p. 1–11.

Rahmi Aminus, R. S., 2022, Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Pt. Golden Oilindo Nusantara PalembanG: Jurnal Manajemen, v. 10.

Ramadani, P. P., and Hakim, H. M. Z., 2023, Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Perusahaan (Studi Pada Usaha Dagang Putra Singkong): Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi, v. 11, p. 33–38.

Rusmiati, R., Syam, M. Y., and Amalia, A. N., 2022, Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Rumah Makan Berkah Cahaya di Desa Kerang Kecamatan Batu Engau: ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting, v. 3, p. 83–89.

Setyowati, A., 2022, Makna Laba Dalam Sudut Pandang Pelaku Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm): Solusi, v. 20, p. 20–26.

Sumiyati, S., and Rohman, A., 2022, Analisis Persaingan Bisnis Pada Usaha Kuliner Dalam Meningkatkan Pelanggan Menurut Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Usaha Bisnis Kuliner Sate Jl. Niaga Pamekasan): Journal Kaffa, v. 1, p. 1–24.

T, R., and Sudirman, S., 2024, Analisis Break Even Point Dalam Mendorong Optimalisasi Laba Menuju Kemandirian Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah: Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, v. 13, p. 593.

Tania, A. D., and Batu, R. L., 2022, Analisis Break Even Point pada UMKM “Tengteng Mamah Mimin” Desa Jayamulya Kabupaten Karawang: Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, v. 13, p. 63.

Wungow, J. F., Lambey, L., and Pontoh, W., 2016, Pengaruh Tingkat Pendidikan, Masa Kerja, Pelatihan Dan Jabatan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan: Jurnal Riset Akuntansi Dan Auditing “Goodwill,” v. 7, p. 118–134.

Yuliani, R. A., Noremansyah, A. L., and Kartika, D., 2021, Analisis Break Even Point (Bep) Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Umkm Nara Grosir Desa Grogol Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal: Jurnal Poltek Tegal, v. 5, p. 6.




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jep.v11i2.2597

Article Metrics

Abstract view : 304 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 175 times