PENGARUH PERKEMBANGAN NEOBANK DI INDONESIA
Abstract
ABSTRAK
Perkembangan teknologi telah memberikan dampak penguatan diberbagai bidang baik sektor usaha, ekonomi mikro dan makro khususnya bidang perbankan yang menjadi salah satu tolak ukur ketahanan ekonomi satu negara. Revolusi industri 4.0 secara bertahap beralih ke industri 5.0 pastinya akan membawa lonjakan besar terhadap peradaban manusia. Kombinasi teknologi informasi dan internet melahirkan wireless, big data, komputasi cloud, kecerdasan buatan (AI), dan sebagainya merubah tatanan ekonomi dunia. Teknologi mampu mengintegrasikan kegiatan manusia dari cara-cara manual beralih menjadi otomatisasi termasuk di dunia perbankan. Efisiensi dan efektifitas diperlukan melalui sistem informasi pada level tertinggi untuk mendapatkan perubahan besar – besaran melalui pengolahan big data yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia dengan singkat. Kemampuan tersebut hanya bisa dilakukan melalui satu aplikasi berbasis web, android, ios ataupun perangkat media lainnya yang ada dalam genggaman tangan manusia. Sehingga konsep tersebut melahirkan bank baru yaitu Neobank dimana bank sebagai lembaga keuangan tidak perlu beroperasi dengan berinvestasi besar untuk mengadakan satu struktur lengkap kantor perbankan yang memiliki perangkat server, sarana dan prasarana, perangkat satelit dan lain sebagainya. Fenomena tersebut mendisrupsi keberadaan bank tradisional dan konvensional. Hal itulah memotivasi penulis ingin mengungkap keberadaan neobank sebagai bank baru melalui kajian pustaka (literature review) untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dan tantangannya bagi sejumlah kalangan khususnya akademisi, pelaku usaha serta dukungan regulasi pemerintah sebagai bagian mitigasi resiko terhadap dampak kejahatan siber yang ditimbulkan.
Kata Kunci: Akuntansi, Perbankan, Sistem Informasi, Digitalisasi, NeoBank
ABSTRACT
Technological developments have had a strengthening impact in various fields, including the business sector, micro and macro economics, especially in the banking sector, which is one measure of a country's economic resilience. The industrial revolution 4.0 gradually shifting to industry 5.0 will definitely bring a big jump in human civilization. The combination of information technology and the internet gave birth to wireless, big data, cloud computing, artificial intelligence (AI), and so on, changing the world economic order. Technology is able to integrate human activities from manual methods to automation, including in the banking world. Efficiency and effectiveness are needed through information systems at the highest level to get massive changes through processing big data which is impossible for humans to do in a short time. This ability can only be done through a web-based application, Android, iOS or other media devices that are in the hands of humans. So that this concept gave birth to a new bank, namely Neobank where banks as financial institutions do not need to operate with large investments to set up a complete banking office structure that has servers, facilities and infrastructure, satellite equipment and so on. This phenomenon disrupts the existence of traditional and conventional banks. This motivates the author to reveal the existence of neobank as a new bank through a literature review to find out the extent of its development and challenges for a number of people, especially academics, business actors and government regulatory support as part of risk mitigation against the impact of cyber crime.
Keywords: Accounting, Banking, Information Systems, digitization, NeoBank
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
DAFTAR PUSTAKA
Alfianita, N. F. (1Universitas P. M., Sulistiyowati, L. N. 1Universitas P. M., & Saputra, A. 1Universitas P. M. (2022). Pengaruh Return On Assets (Roa), Net Interest Margin (Nim) Dan Loan To Deposit Ratio (Ldr) Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Terhadap Bank Neo Commerce). Seminar Inovasi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi (SIMBA) 4, September 2022.
Chakraborty, S. (2018). Fintech: Evolution or Revolution. Business Analytics Research LabIndia,1–139. https://www.researchgate.net/profile/Sumit_Chakraborty/publication/328333395_FINTECH_Evolution_or_Revolution/links/5bc6c7e0a6fdcc03c78953b4/FINTECH-Evolution-or-Revolution.pdf
Dewantara, R. (Fakultas H. U. B., & Sitorus, H. A. M. F. H. U. B. (2020). Re-Evaluasi Pendirian Bank Digital Di Indonesia: Paradigma, Konsep Dan Regulasi. Veritas et Justitia, Jurnal Ilmu Hukum, 8, 493–513. https://doi.org/10.25123/vej.v8i2.5433
Gorodianska, L. V., Nosenko, T., & Vember, V. (2019). Neobanks operations and security features. 2019 IEEE International Scientific-Practical Conference: Problems of Infocommunications Science and Technology, PIC S and T 2019 - Proceedings, 839–842. https://doi.org/10.1109/PICST47496.2019.9061268
Hidayat, A. (2021). Banks in Midst of Fintech and Neobanks. ECo-Buss, 3(8.5.2017), 2003–2005.
Kornelis, Y. (2022). Digital Banking Consumer Protection: Developments & Challenges. Jurnal Komunikasi Hukum,8,378–394.https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jkh
Marwanah, S., & Shihab, M. S. (2022). Pengaruh kualitas pelayanan elektronik dan kepuasan terhadap kepercayaan konsumen serta dampaknya terhadap loyalitas konsumen. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(7), 2804–2822. https://journal.ikopin.ac.id/index.php/fairvalue
Matheus, D., & Hernawan, E. (2022). Pengaruh CAR , ROI , Dan EPS Terhadap Roa Pada Perbankan Yang Tengah Proses Menjadi Digital ( Neo Bank ). Prosiding: Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 883–892.
Muhlis, M., & Sudirman, S. (2021). Tantangan dan Pengelolaan Sejumlah Risiko Perbankan Syariah Era Digital. Al-Buhuts, 17(2), 253–275. https://doi.org/10.30603/ab.v17i2.2340
Ngamal, Y., & Perajaka, M. A. (2021). Penerapan Model Manajemen Risiko Teknologi Digital Di Lembaga Perbankan Berkaca Pada Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan Indonesia. Jurnal Manajemen Risiko, 2(IV), 59–74.
Ramadhan, A. T., & Sudrajad, O. Y. (2022). A Comparative Study of Banking Financial Performance Before and After the Bank Digitalization in Indonesia. International Journal of Advanced Research in Economics and Finance, 4(3), 129–141. https://doi.org/10.55057/ijaref.2022.4.3.12
Rochendi, T., & Soesanto, S. (2021). Masa Depan Prodi Vokasi Keuangan Dan Perbankan Di Era Neo Bank Dan Merdeka Belajar. Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen Organisasi Dan Bisnis, 10(1), 43–52.
Shermukhamedov, B. A. (Tashkent F. I., & Tulaganova, M. S. kizi (Tashkent F. I. (2000). Innovations In Banking: Digital Banking. International Scientific Journal Theoretical & Applied Science, November. https://doi.org/10.15863/TAS
Smirnov, V. D. (2022). Digitalization in banking: All against all? Finance and Credit, 28(5), 1027–1057. https://doi.org/10.24891/fc.28.5.1027
Soloviev, V. I. (2018). Fintech Ecosystem and Landscape in Russia. Journal of Reviews on Global Economics, 7.
Swetasoma, C. G. (2022). Proyeksi Pengaturan Neo Bank Dalam Masa Depan Perbankan Di Indonesia. Jurnal Yustitia, 16(1), 88–103.
Temelkov, Z. (2022). Factors affecting neobanks sustainability and development. Journal of Economics, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.46763/joe227.1001t
Widjaja, G. (2022). E-Banking Trends In Indonesia : What Evidences Say. International Journal of Humanities, Social Sciences and Business (INJOSS), 1(3), 167–180.
DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jep.v9i1.1390
Article Metrics
Abstract view : 978 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 695 times
.Website Layout and Editing © 2016 Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo on Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo.














.png)
