MENELAAH DAMPAK PENERAPAN AKUNTANSI FORENSIK DALAM MENDETEKSI FRAUD PENGADAAN BARANG/JASA PADA SEKTOR PUBLIK

Suhartono Suhartono, Raodahtul Jannah

Abstract


Permasalahan fraud telah terjadi di segala bidang, salah satunya yaitu fraud pengadaan barang/jasa. Fraud pengadaan barang/jasa identik dilakukan oleh organisasi sektor publik, baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian akhir pengadaan. Akuntansi forensik merupakan solusi dalam mendeteksi terjadinya fraud. Tujuan penelitian ini untuk menelaah bagaimana dampak penerapan akuntansi forensik dalam mendeteksi fraud pengadaan barang/jasa pada sektor publik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan akuntansi forensik memiliki pengaruh signifikan terhadap pendeteksian fraud pengadaan barang dan jasa. Penerapan akuntansi forensik yang semakin baik akan berpengaruh positif dan dapat meningkatkan upaya keberhasilan dalam mendeteksi fraud pengadaan barang dan jasa. Selain itu, penerapan akuntansi forensik secara signifikan berpengaruh terhadap berkurangnya kasus-kasus fraud yang terjadi di sektor publik.

Kata Kunci: Akuntansi Forensik, Fraud Pengadaan Barang/Jasa, Sektor Publik

 


References


Afiyanti, Y. (2008). Validitas dan Reliabilitas dalam Penelitian Kualitatif. JKI : Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(2), 137–141.

Anggraini, D., Triharyati, E., & Novita, H. A. (2019). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif dalam Pengungkapan Fraud. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 2(2), 372–380. https://doi.org/10.31539/costing.v2i2.708

Anti-Corruption Clearing House. (2019). Tindak Pidana Korupsi Berdasarkan Perkara. Acch.Kpk.Go.Id. https://www.kpk.go.id/id/statistik/penindakan/tpk-berdasarkan-perkara

Ardiansyah, A., Purnamasari, P., & Gunawan, H. (2016). Penerapan Akuntansi Forensik dan Audit Investigasi terhadap Pendeteksian Fraud Asset Misappropriation ( Studi Kasus pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Pusat ). 695–701.

Artantri, L. P. R. M., Handajani, L., & Pituringsih, E. (2016). Peran E-Procurement Terhadap Pencegahan Fraud Pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Daerah Di Pulau Lombok. NeO~Bis, 10(1), 16–32.

Claudia, G. (2018). Akuntansi Forensik Untuk Bedah Kasus Korupsi. Jemap, 1(1), 95. https://doi.org/10.24167/jemap.v1i1.1586

Fauzan, I. A., Purnamasari, P., & Gunawan, H. (2014). Pengaruh Akuntansi Forensik dan Audit Investigasi terhadap Pengungkapan Fraud. Penelitian Sivitas Akademika Unisba (Sosial Dan Humaniora), 2(2), 456–465.

Jenitra, I. (2018). Akuntansi Forensik Sebagai Alat untuk Mendeteksi dan Mencegah Kecurangan Pada Sektor Publik. Majalah Ilmiah Solusi, 16(1), 1689–1699.

Larasati, Y. S., Sadeli, D., & Surtikanti. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pencegahan Fraud di Dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa. Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi (JIAFE), 3, 43–60.

Modul Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah., (2010).

Lidyah, R. (2016). Korupsi Dan Akuntansi Forensik. I-Finance: A Research Journal on Islamic Finance, 2(2), 72–91.

Okoye, E. I., & Gbegi, D. O. (2013). Forensic Accounting: A Tool for Fraud Detection and Prevention in the Public Sector (A Study of Selected Ministries in Kogi State). International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 3(3), 2222–6990.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pub. L. No. Nomor 16, 1 (2018).

Pomolongan, N. (2020, August 26). KPK Sebut 70 Persen Kasus Korupsi Terkait Pengadaan Barang dan Jasa. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2020/08/26/14404821/kpk-sebut-70-persen-kasus-korupsi-terkait-pengadaan-barang-dan-jasa

Putri, D. M. (2017). Analisis Implementasi Probity Audit Dalam Pencegahan dan Pendeteksian Fraud Pengadaan Barang dan Jasa di Universitas Gadjah Mada. ABIS : Accounting and Business Information Systems Journal, 5(3).

Ramadhan, M. S., & Arifin, J. (2019). Efektivitas Probity Audit Dalam Mencegah Kecurangan Pengadaan Barang Dan Jasa. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 10(3), 550–568. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2019.10.3.32

Rizki, B. F., Purnamasari, P., & Oktaroza, M. L. (2017). Pengaruh Akuntansi Forensik dan Audit Investigasi terhadap. Prosiding Akuntansi, 4(42), 513–524.

Sayyid, A. (2014). Pemeriksaan Fraud Dalam Akuntansi Forensik Dan Audit Investigatif. Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(2), 137–162. https://doi.org/10.18592/al-banjari.v13i2.395

Shodiq, N., Carolina, A., & Sambharakhresna, Y. (2013). Persepsi Auditor Terhadap Penerapan Audit Forensik Dalam Mendeteksi Kecurangan Penyajian Laporan Keuangan. JAFFA, 01(2), 113–128.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.

Tuanakotta, T. M. (2016). Akuntansi Forensik & Audit Investigasi-Edisi 2 (2nd ed.). Salemba Empat.

Wiharti, R. R., & Novita, N. (2020). Dampak Penerapan Akuntansi Forensik dan Audit Investigasi dalam Mendeteksi Fraud Pengadaan Barang/Jasa. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 10(2), 115. https://doi.org/10.23887/jiah.v10i2.24698

Wiralestari, W. (2016). Fraud: Akuntansi Forensik Dan Audit Investigatif. Media Riset Akuntansi, 6(1), Hal. 43-59.




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/ja001.v7i2.735

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.