PENGARUH AUDITOR INTERNAL DALAM MENDORONG AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KOTA PALOPO
Abstract
Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka t hitung sebesar 13,262 >t tabel sebesar 2,179 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya bahwa dengan kisaran sebesar 0,886 atau 88%, hubungan linear antara auditor internal dengan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sangat signifikan.
Koefisien determinasi (Adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0,936 (93,60%). Hal ini berarti 93,60% variasi variabel terikat yaitu auditor internal (X) pada model dapat diterangkan oleh variabel bebas yaitu akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah (Y), sedangkan 6,40% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini, yang tidak diujikan pada penelitian ini.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Abdul Hafiz Tanjung. 2008. Akuntansi Pemerintahan Daerah: Konsep dan Aplikasi. Bandung: Cetakan Kedua. Alfabeta.
Agoes, Sukrisno.2004. Auditing (Pemeriksaan Akuntan) Oleh Kantor Akuntan Publik. Edisi Keempat. Lembaga Penerbi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Anonim. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah.
______. Permendagri No. 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13.
______. Permendagri No.13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
______. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.
______. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pengawasan dan Pertanggungjawaban Keuangan Negara yang memayungi pengelolaan keuangan negara maupun keuangan daerah.
______. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
______. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
______. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999, tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
______. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
______. 2009.Akuntansi Sektor Publik. Edisi 4. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Baktiar Arif, et al. 2002. Akuntansi Pemerintahan. Edisi 1.Jakarta: Salemba Empat.
Boynton, William C. Dan Walter G. Kell. 2006. Modern Auditing. Edisi Keenam. New York: Jhon Wiley & Sons, Inc
Fatchurrochman, Agam. 2002. Manajemen Keuangan Publik, Materi PPelatihan Anti Korupsi, Indonesian Coruption Watch. 23-25 Januari 2002. Jakarta.
Guy Dan M, Alderman C. Wayne, dan Winter Alan J, 2002, Auditing Jilid 1, dialih bahasakan oleh Paul A. Rajoe, dan Ichsan Setyo Budi, Edisi 5 Erlangga : Jakarta.
Halim, Abdul. 2003. Auditing (Dasar-Dasar Audit Laporan Keuangan). Edisi 3. Yogyakarta. Hendry Simamora. (2002). Akuntansi Manajemen. Jakarta: UPP AMP YKPN.
H.T. Redwan, jaafar dan sumiyati. 2008. Kode Etik dan Standar Audit. Edisi 5. Bogor: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP. Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance, Jurnal Akuntansi Pemerintahan,Vol. 2, No. 1, Mei 2006, Hal 1 – 17.
Nasution, S. 2003. Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara.
Rosjidi, Akuntansi Sektor Publik Pemerintahan: Kerangka, Struktur, dan Metode, Edisi Pertama, Surabaya. 2001.
Robert Tampubolon: 2005. Risk and system-Based Internal Auditing. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Hiro, Tugiman. 2006. Standar Profesional Audit Internal. Yogyakarta: Kanisius.
Horngren, Charles. Datar, Srikant. Foster, George. 2005, Akuntansi Biaya Penekanan Manajerial, Edisi kesebelas, diterjemahkan oleh Desi Adhariani, Jakarta : PT. Indeks Kelompok Gramedia.
Isa, Wahyudi. 2010. Pengaruh Akuntabilitas Publik, Partisipasi Masyarakat dan Transparansi Kebijakan Publik terhadap Hubungan antara Pengetahuan Anggaran dengan Pengawasan Keuangan Daerah (APBD). Skripsi. Malang: Universitas Widya Gama Malang.
Ismail Mohamad dkk, 2004, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Edisi ke Dua, melalui http:www.lan.go.id
Kadmasasmita, Achmad Djuaeni. TT, Akuntabilitas Keuangan Negara: Konsep Dan Aplikasi www.stialan.ac.id/Achmad_Djuaeni.pd f. Diaskes Tanggal 28 Desember 2011.
Lawrence B.Sawyer. 2005. Intern Auditing. Diterjemahkan oleh Desi Adhariani. Jakarta: Salemba Empat.
Mardiasmo. 2006. Pewujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui
Sekaran, Uma. 2006. Metodelogi Penelitian untuk Bisnis, Edisi 4, Buku 2. Terjemahan, Kwan Men Yon. Jakarta: Salemba Empat.
Sulistoni. 2003. Fiqh korupsi: Amanah vs Kekuasaan. Somasi: Nusa Tenggara Barat.
Triadji, Bambang. 2002. Pengembangan Akuntabilitas Keuangan Daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik, 3 (1): 1-10.
Taufiequrachman, Ruki. 2001. Akuntabilitas Pertanggungjawaban Keuangan Instansi Pemerintah. Makalah disajikan dalam Pelatihan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan bagi Instansi Pemerintah Daerah.Hotel Bidakaya. 1 Maret 2001.
Sari, Maylia Pramono dan Raharja. 2012. Peran Internal Audit Dalam Upaya Mewujudkan Good Corporate Governance (GCG) Pada Badan Layanan Umum (BLU) di Indonesia. Karya Ilmiah Penelitian.
Ayuningtyas, Harvita Yulian. 2012. Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, Obyektifitas, Integritas dan Kompetensi Terhadap Kualitas Hasil Audit (Studi Kasus Pada Auditor Inspektorat Kota/Kabupaten Di Jawa Tengah). Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang.
Mahdy, Emiral. 2012. Analisis Pengaruh Locus Of Control dan Kompleksitas Tugas Audit Terhadap Kinerja Auditor Internal (Studi Pada Auditor Internal Pemerintah Yang Bekerja Pada Inspektorat Provinsi Jawa Tengah). Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang.
Sadeli, Dadang. 2009. Model Audit Pemerintahan Yang Mempunyai Implikasi Terhadap Kualitas Akuntabilitas Keuangan Instansi Pemerintah Daerah. Media Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi, 2 (9):1-20.
DOI: http://dx.doi.org/10.35906/ja001.v1i1.39
Article Metrics
Abstract view : 1241 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 0 times
Copyright (c) 2016 Jurnal Akuntansi
.Website Layout and Editing © 2016 Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo on Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo.










.png)


.png)
