Pengabdian Kefarmasian “Ayo Buang Sampah Obat” di Kelurahan Latuppa Kecamatan Mungkajang Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan

ervianingsih ervianingsih, Hurria Hurria, Chitra Astari, Izal Zahran, Murni Mursyid, Al Syahril Samsi

Abstract


Abstrak. Bulan Juli 2019, masyarakat dikejutkan dengan adanya peredaran obat ilegal dan palsu yang bersumber dari pemanfaatan obat kedaluwarsa atau rusak yang dibuang sembarangan. Hasil pengawasan Badan POM menunjukkan bahwa temuan obat ilegal dan palsu cenderung menurun, yaitu 29 perkara pada tahun 2017, 21 perkara pada tahun 2018, dan 8 perkara pada awal tahun 2019. Untuk memberantas peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Palopo menerapkan kebijakan berbasis kolaboratif dan sinergis bersama lintas sektor khususnya organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) PC Kota Palopo melalui Gerakan “Ayo Buang Sampah Obat” di Kelurahan Latuppa Kecamatan Mungkajang Kota Palopo. Gerakan ini merupakan salah satu gerakan pemberdayaan masyarakat yang tidak terpisahkan dari Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat (Aknas POIPO) yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia tahun 2017 lalu. Sebagai keberlangsungan terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan melalui pencegahan peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat, pada 29 September 2019 Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Palopo melakukan pengabdian berjudul “Ayo Buang Sampah Obat”. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Palopo mengedukasi masyarakat untuk waspada terhadap obat ilegal dan palsu dengan cara Buang Sampah Obat Kadaluwarsa dan Rusak dengan benar.

 

 

Abstract. In July 2019, the community was shocked by the circulation of illegal and counterfeit drugs that originated from the use of expired or damaged drugs that were discarded carelessly. The results of the supervision of the POM show that the findings of illegal and fake drugs tend to decrease, namely 29 cases in 2017, 21 cases in 2018, and 8 cases in early 2019. To eradicate the circulation of illegal drugs and drug abuse as well as increasing the degree of public health, the University of Muhammadiyah Palopo Pharmacy Study Program applies collaborative and synergistic based policies together across sectors. This action was moved by especially the professional organization of the Indonesian Pharmacist Association (IAI) PC Palopo through the "Let's Remove Trash Medicine" Movement in Latuppa Village, Mungkajang District, Palopo City. This movement is one of the community empowerment movements that is inseparable from the National Action to Eradicate Illegal Drugs and Drug Abuse (Aknas POIPO), which was launched by the President of the Republic of Indonesia in 2017. As a continuation of improving health and well-being through prevention of the circulation of illegal drugs and drug abuse, on September 29, 2019, the Pharmacy Study Program at the University of Muhammadiyah Palopo conducted a service titled "Let's Remove Drug Waste." Through this community service activity, the Pharmacy Study Program at the University of Muhammadiyah Palopo educates the public to be aware of illegal and counterfeit medicines by disposing of Expired and Damaged Medicines Waste Correctly.

References


Kahan D. 2012.Entrepreneurship in Farming.Farm Management Extension Guide. Food and Agriculture Organization of The United Nations. Tersedia Pada: http://www.fao.org/docrep/018/i3231e/i3231e.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.Jakarta: Kemenkes RI.

Lutfiyati, H., Yuliatuti, F., Dianita, P.S. (2017). Pemberdayaan Kader PKK dalam Penerapan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat dengan Baik dan Benar.The 6th University Research Colloquium. Universitas Muhammadiyah Magelang. Diakses tanggal 01 Oktober 2019.

http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1562/672.

Maziyyah, N.. (2015) Penyuluhan Penggunaan Obat yang Benar (DAGUSIBU) di Padukuhan Bakalan, Mlati, Sleman, Yogyakarta.Laporan Kegiatan Pengabdian Masyarakat. Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.diakses tanggal 01 Oktober 2019.

http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/4169/LAPORAN%20pen gabdian%20DES%202015.pdf?sequence=1.

Pemerintah Republik Indonesia. (2009). Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian.Jakarta: Pemerintah RI.

Permatasari. (2017). Efektivitas Penggunaan Media Sosial Berupa Facebook dan Instagram untuk meningkatkan Pengetahuan Mahasiswa Non Kesehatan tentang Dagusibu di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Diakses tanggal 03 Oktober 2018.

http://repository.ump.ac.id/4163/2/Rita%20Permatasari_BAB%20I.pdf.

PP IAI. (2014). Pedoman Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sadar Obat, Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia. Diakses tanggal 07 Juni 2018.

http://iaisumbar.net/site/wpcontent/uploads/2014/09/GKSO-Pedoman-Pelaksanaan.pdf.

Sumarsono, T. (2015). Pengantar Studi Farmasi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Syamsuni, H.A. (2016). Ilmu Resep. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/resona.v3i2.381

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.