ANALISIS NILAI SAHAM DENGAN DIVIDEND DISCOUNT MODEL (DDM) (Studi kasus Perusahaan Tekstil Dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018)

Yuliah Yuliah, Leni Triana, Ihwan Satria Lesmana

Abstract


Abstrak

Penilaian saham digunakan untuk membandingkan antara nilai intrinsik dan nilai pasar saham, yang mana akhirnya akan dijadikan sebagai dasar keputusan investasi apakah investor akan menjual atau membeli saham. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan manganalisa hasil dari perhitungan penilaiain saham menggunakan Dividend Discount Model (DDM) dengan model pertumbuhan konstan. MetodeĀ  penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa efek Indonesia tahun 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan puposive sampling dan didapat 5 sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 5 perusahaan memiliki hasil yang berbeda, dimana saham BELL dan RICY berada dalam kondisi overvalued karena nilai intrinsik lebih rendah dibanding dengan nilai pasar, sedangkan pada saham PBRX, SRIL dan TRIS berada pada posisi undervalued karena nilai intrinsik lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pasar.

Kata Kunci: Nilai Saham, Dividend Discount Model.



Abstract

Stock valuation uses to compare between intrinsic value and stock market value, which ultimately will be used as a basis for investment decisions whether investors will sell or buy shares. This study aimed to determine and analyze the results of stock valuation calculations using the Dividend Discount Model (DDM) with a constant growth model. The research method used is descriptive quantitative research objects in textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018. The sampling technique uses purposive sampling and obtained five research samples. The results of this study indicate that all of the five companies having different effects. Where BELL and RICY shares were in overvalued conditions because the intrinsic value was lower than the market value, while in PBRX, SRIL and TRIS stocks undervalued because the inherent value is higher than with market value.

Keywords: Stock Valuation, Dividend Discount Model.



References


Eryando Brilliand, Diestra Perdana, dkk. 2016. Analisis Fundamental dalam Penilaian Saham dengan Menggunakan Metode Dividend Discounted Model dan Price Earning Ratio (Studi Pada Perusahaan Multinasional Sub Sektor Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015). Jurnal Administrassi Bisnis (JAB). 37(2). Universitas Brawijaya Malang.

Hasanal, Resti Siti. 2017. Harga Saham Dengan Metode Dividend Discount Model dan Price To Book Value. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen (JRBM). 10(2). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pasundan.

Hartono, Jogiyanto. 2009. Teori Portofolio dan Analisis Invetasi, Edisi Keenam. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Nazir, moh. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia indonesia.

Suryanto. 2016. Stock Valuation By Using Price Earning Ratio (PER) In Sstock Index LQ45. Jurnal AdBispreneur. 1(2). Department of Business Administration Science, Faculty of Social and political Sciience, Padjajaran University.

Tandelilin, Eduardus. 2010. Portofolio dan Investasi, Teori dan Aplikasi, Yogyakarta: Kanisius.

Vavras Setia, Vandara. 2017. Analisis Penilaian Harga Saham Menggunakan Metode Dividend Discount Model (DDM) Sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Investasi (Studi Pada Perusahaan yang termasuk dalam Indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015). Jurnal Aplikasi Administrasi 20(1). Universitas Hang Tuah.

www.idx.co.id




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jm001.v5i2.360