IMPLEMENTASI GREEN ECONOMY TERHADAP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KOTA KEDIRI

Dewi Wungkus Antasari

Abstract


ABSTRAK 

Peningkatan jumlah pabrik di Kediri berbanding lurus dengan peningkatan volume limbahnya. Sampah kini telah menjadi masalah lingkungan utama yang akan memicu masalah lingkungan lainnya. Masalah lingkungan terjadi karena sampah yang berlebihan dan dapat menyebabkan banyak polusi lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini dapat menyebabkan hambatan untuk melaksanakan kegiatan ekonomi dan kegiatan lainnya. Dalam jangka panjang, pembangunan berkelanjutan di Kota Kediri tidak dapat dicapai karena hambatan lingkungan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep baru untuk mengorganisir sampah dengan baik melalui program 3R (reduse, reuse, dan recycle) sebagai penerapan konsep ekonomi hijau untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan studi kasus. Hasil penelitian ini direkomendasikan kepada orang-orang Kediri, pemerintah, dan juga kepada penulis.

Kata Kunci: Ekonomi Hijau, Pembangunan Berkelanjutan, 3R.

 

ABSTRACT

The increase in the number of factories in Kediri is directly proportional to the rise in the volume of waste. Garbage has now become a major environmental problem that will trigger other ecological issues. Environmental problems occur because of excessive trash and can cause a lot of environmental pollution and health to the community. These issues can create obstacles to carry out economic activities and other activities. In the long run, sustainable development in the City of Kediri cannot be achieved because of these environmental obstacles. The purpose of this research is to explain the new concept to organize waste accurately through the 3R program (reduce, reuse, and recycle) as the application of the idea of the green economy to realize sustainable development in the City of Kediri. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach and case studies. The results of this study are recommended to the people of Kediri, the government, and also to the authors.

Keywords: Green Economy, Sustainable Development, 3R.


References


Konsep Pembangunan Berkelanjutan, http://sim.ciptakarya.pu.go.id/p2kh/knowledge/detail/pembangunan-berkelanjutan, [Diakses pada 12 Desember 2019]

Menteri Lingkungan Hidup: Peraturan Menteri No. 18 of 2008 tentang Pengelolaan Sampah. http://www.menlh.go.id/DATA/UU18-2008.pdf, [Diakses pada 24 April 2013].

Moeloeng, Lexy. J., Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Rosda; 2017.

Pembangunan Berkelanjutan. Available from: http://merakyat.com/nasional/opini-nasional/1854-penduduk-berkualitas-merupakan-modal-dasar-pembangunan-berkelanjutan, Diakses pada 4 September 2013.

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Reduse, Reuse, dan Recycle Melalui Bank Sampah. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Menteri Lingkungan Hidup. (Online), (http://jdih.menlh.go.id/pdf/ind/IND-PUU-7-2012-Permen%20LH%2018%20th%202012%20Ortala.pdf), diakses 27 September 2013.

Raharja, Pratama & Manurung, Mandala, Teori Ekonomi Mikro, Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia; 2001.

Reksowijoyo, Fajar. Email sent to: Dewi Wungus Antasari: 26 September 2013.

Soedomo, Soedarsono., Ekonomi Hijau: Pendekatan Sosial, Kultural, dan Teknologi; 2013.

Yuda, Madde: Ekonomi Hijau (B1-01-SS-12). Available from: http://madewahyudisubrata.blogspot.com/2012/11/green-economy-b1-01-ss-12.html, [Diakses pada 18 April 2013].




DOI: http://dx.doi.org/10.35906/jep01.v5i2.402

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.